4 Penyebab Utama Bayi yang Mudah Berkeringat

4 Penyebab Utama Bayi yang Mudah Berkeringat

Lifestyle

Kesehatan bayi perlu dijaga dan diperhatikan dengan baik agar tidak terjadi keterlambatan penanganan dari penyakit yang dialaminya. Bayi yang sistem imunnya belum kuat sangat berisiko mengalami kondisi yang fatal jika terserang penyakit. Salah satu kondisi yang harus diperhatikan adalah penyebab bayi yang mudah berkeringat.

  1. Kelenjar keringat

Bayi beringat hanya pada bagian kepala karena kelenjar keringat yang aktif baru di bagian kepala. Hal ini bayi akan memberikan respon dengan mengeluarkan banyak keringat di bagian kepala ketika merasa kepanasan. Jadi ketika bayi banyak berkeringat di bagian kepala Anda tidak perlu panik karena bayi tidak mengalami demam atau penyakit lainnya.

Atasi masalah ini dengan menggunakan bantal atau tempat tidur bayi yang nyaman dan berbahan dingin seperti katun. Bahan-bahan yang terbaik akan memberikan kenyamanan dan tidak akan membuat bayi merasa gerah hingga mengeluarkan banyak keringat.

  1. Posisi Tidur

Anda tidak perlu khawatir ketika tidur kepala bayi mengeluarkan banyak keringat itu merupakan hal yang biasa. Keringat yang terjadi disebabkan kepala berada posisi yang sama selama tidur karena belum bisa menggerakkan kepala.

Anda perlu memperhatikan hal ini ketika bayi tidur dengan mengubah arah tidurnya atau memperbaiki posisi kepala bayi. Tujuannya untuk memberikan ruang pada sisi lainnya merasakan lega sehingga tidak lagi mengeluarkan keringat.

  1. Sentuhan Tangan

Saat menyusui bayi Anda yang menemukan keluarnya keringat yang banyak disebabkan karena bayi mendapatkan kehangatan. Sentuhan dari tangan ke kepala bayi dengan posisi menggendongnya saat menyusui membuat bagian kepala bayi merasa gerah. Hal ini membuat mengeluarkan banyak keringat.

Atasi masalah ini dengan menukar posisi menyusui bayi atau berikan ASI dengan tertidur sehingga bayi dapat lebih leluasa. Bisa juga diatasi dengan menyusui bayi di ruangan yang dingin menggunakan AC atau kipas sehingga tidak membuat timbulnya keringat yang berlebihan. Pelajari pula tentang informasi parenting terkait ASI yang berkualitas.

  1. Kondisi Ruangan

Ketika ruangan terasa pengap dan tidak mengalami sirkulasi udara yang baik maka hal ini akan mempengaruhi bayi yang Anda. Bayi akan berkeringat dengan lebih cepat sebagai respon dari dalam tubuhnya. Hal ini akan membuat bayi rewel dan tidak mendapatkan tidur yang nyaman.

Atasilah masalah ini dengan memastikan kebersihan ruangan terjaga dan sirkulasi udara berjalan lancar agar udara di dalam ruangan terasa segar. Singkirkan barang-barang yang tak berguna dari ruangan tersebut agar bayi tidak merasakan gerah.

Bayi juga akan mudah berkeringat ketikan menggunakan baju dengan bahan yang tebal atau tidak menyerap keringat. Penting untuk Anda mengetahui tips parenting dalam memilih baju bayi yang berkualitas. Saat melakukan pembelian baju, pastikan tidak memilih ukuran yang terlalu pas-pasan karena mengingat tubuh bayi yang mudah bertambah dan cepat meninggi.